Kategori
Catatan

Arti Mimpi Tanpa Arti

Jika kalian menganggap mimpi sekadar bunga tidur, selamat, anggapan Anda sama-sekali tidak benar. Mimpi merupakan reprentasi dari apa yang sedang Anda pikirkan.

Jika Facebook selalu menanyakan kepada kita, “Apa yang sedang Anda pikirkan?” maka sebenarnya, mimpi juga demikian. Sudah seharusnya pula menilai seseorang dari mimpinya, layaknya menilai seseorang dari profil Facebook-nya dan apa yang sering ia posting.

Mengapa kali ini saya membahas hal ini? Tidak lain barusan (16/09/2021) saya memiliki mimpi yang sangat aneh, tetapi mimpi tersebut tidak lain merupakan sesuatu yang memang sedang saya pikirkan selama ini.

Beberapa kasus yang saya pikirkan, di berbagai tempat yang berbeda, di instansi yang berbeda, mengenai kasus yang berbeda bercampur menjadi satu dalam sebuah mimpi. Dengan begitu, mimpi bukanlah sebuah kembang tidur belaka. Setidaknya, mimpi mau mengingatkan kita, perihal pikiran kita sebenarnya. Secara tidak langsung, mimpi mengatakan kepada kita bahwa pikiran itulah yang telah mengacaukan otaknya selama ini.

Jujur saja, tadi malam saya sempat banyak pikiran. Mulai dari mengurus kartu pers redaksi di ACS, memperbaiki sistem pelatihan dengan pengurus Perpustakaan Sidogiri, hendak menyelesaikan tulisan perihal Pancasila, ketika itu saya pun belum nyettit nasi untuk makan malam. Betapa terkejutnya saya

Jika Anda termasuk orang yang skeptis dengan urusan takbir mimpi, meski hal demikian tidak baik dalam agama, setidaknya kamu melabeli mimpi sebagi sesuatu yang tak berguna. Dengan mimpi, sebenarnya Anda mendapatkan pemberitahuan mengenai masalah yang ada dalam pikiran Anda yang harus segera dibenahi. Dengan memperbaiki masalah yang sampai terbawa mimpi, otak kita akan normal seperti semula.

Untungnya lagi, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikatakan pasti dilupakan. Menurut sebuah penelitian, kita hanya bisa mengingat 10% dari apa yang sedang kita mimpikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *